6 Model dan Contoh Bisnis E-Commerce Terbaru di Indonesia

Model bisnis sangatlah penting jika anda ingin memulai sebuah usaha baru. Salah satu usaha yang digandrungi ialah e-commerce. Pengertian e-commerce sendiri ialah kegiatan jual beli produk dan jasa secara online.

Dalam memulai bisnis ada beberapa model bisnis yang bisa dipilih. Kebanyakan startup raksasa di dunia, seperti facebook, google, dan amazon menggunakan model bisnis lean canvas. Secara singkat model bisnis lean canvas ada mencari solusi dari masalah (Problem-Solution).

Karena kemajuan internet yang pesat membuat bisnis e-commerce memiliki banyak peminat dan pengguna. Kegiatan jual beli secara digital terus meningkat seiring dengan berjalannnya waktu. Bagi anda yang tertarik dengan bisnis e-commerce sebenarnya tidak sesederhana yang dibayangkan.

Namun sebenarnya bisnis e-commerce adalah tentang menjalankan website toko online dan jenis dari website e-commerce bermacam-macam. Semua tergantung dari anda menjalankan website, mulai dari pembuatan, pengembangan, dan pemasaran. Berikut 6 Macam model bisnis e-commerce di Indonesia.

✅REKOMENDED:  7 tips untuk memilih bisnis internet dari berbagai peluang bisnis

Contoh Model Bisnis E-Commerce

1. B2B (Business to Business)

Business to Business/B2B merupakan model bisnis yang melayani kegiatan bisnis antara pelaku bisnis dan pelaku bisnis lain. Model ini digunakan antara produsen dengan distributor atau retailer. Contoh bisnis e-commerce B2B ialah planetsports.asia yang menjadi retailer dari berbagai macam merk sepatu, ralali.com yang menjadi jembatan transaksi perusahaan besar dengan perusahaan kecil.Screenshot website PlanetSports.asia

2. B2C (Business to Customer)

Model bisnis B2C adalah meliputi kegiatan jual beli online antara perusahaan atau produsen dengan konsumen langsung. Barang yang dijual bisa langsung diterima oleh konsumen tanpa melalui distributor/pihak ketiga lain. Contoh e-commerce B2C adalah lazada.co.id (Lazada Mall) yang menyedia berbagai macam kebutuhan konsumen.Screenshot website lazada.co.id

✅REKOMENDED:  15 Tips Memulai Bisnis yang Sukses

3. C2C (Customer to Customer)

Customer to Customer merupakan model bisnis yang memungkinkan konsumen malakukan transaksi online dengan konsumen lain. Contoh dari model bisnis ini ialah tokopedia.com dan bukalapak.com yang menyediakan layanan untuk menjual barang secara individu yang transaksinya melalui e-commerce tersebut.Screenshot website tokopedia.com

4. C2B (Customer to Business)

Customer to Business merupakan model bisnis yang kegiatan layanannya ialah bagi konsumen/individu untuk menawarkan produk barang/jasa kepada perusahaan tertentu yang membutuhkan. Contohnya fiverr.com yang menyediakan jasa freelancer bagi perusahaan yang membutuhkan.Screenshot website fiverr.com

✅REKOMENDED:  Metode Kakeibo, Cara Unik Menyimpan Uang dari Jepang

5. B2A (Business to Administration)

Contoh model bisnis e-commerce B2B (Business to Administration) merupakan kegiatan transaksi antara pihak perusahaan dengan administrasi publik atau masyarakat yang membutuhkan. Misalkan bpjsketenagakerjaan.go.id yang memberikan layanan kepada masyarakat yang ingin mendaftar atau klaim dana kesehatan bpjs.Sumber gambar: https://www.bpjsketenagakerjaan.go.id/

6. C2A (Customer to Administration)

Customer to Administration merupakan kegiatan melayani transaksi secara online antara publik masyarakat dengan instansi administrasi. Misalkan website bpjsketenagakerjaaan.go.id yang memberikan informasi berkaitan dengan tagihan bpjs.Screenshot website bpjsketenagakerjaan.go.idItu dia 6 model bisnis e-commerce yang bisa digunakan jika ingin membuka usaha bisnis baru. Semoga informasi yang diberikan bisa membantu dan bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *